Berita

Notulensi Forum Diskusi Akademik Informatika 2018 (PKL & SKRIPSI)

Notulensi Forum Diskusi Akademik Informatika 2018 4 Mei 2018

 

Bahasan :

  1. Praktik Kerja Lapangan
    Mata kuliah wajib 3 SKS
  2. Skripsi
    Karya tulis ilmiah yang wajib dikerjakan oleh mahasiswa Informatika guna untuk menempuh gelar akhir Sarjana

 

Sambutan dari Bapak Bayu Priyambadha, S.Kom, M.Kom

Penting acara ini untuk sharing informasi terkait materi PKL dan skripsi. Kedua hal ini perlu didiskusikan didalam kalangan mahasiswa bagaimana skripsi, bagaimana PKl kalau keminatan KC seperti apa, keminatan RPL seperti apa, jadi perlu penjelasan. Dan harapannya setelah acara ini pemahaman kita tentang pelaksanaan skripsi dan PKL bisa lebih.

Sambutan dari Bapak Tri Astoto Kurniawan, S.T, M.T, Ph.D

Mulai dari semester 5, mahasiswa sudah mempunyai keminatan yang jelas, objek PKL harus sesuai dengan keminatan yang diambil. Harapannya agar bisa mendapatkan ide skripsi dan sudah mempunyai bayangan topik buat skripsi setelah selesai melaksanakan PKL. Tidak boleh ada lagi mengambil PKL yang tidak sesuai dengan keminatan, hal iu dikarenakan agar sesuai dengan profil lulusan (tidak zig-zag). Jadi PKL dan Skripsi itu harus satu jalur profil mahasiswa nantinya mau jadi apa. Kurikulum sudah di design sedemikian rupa sehingga mata kuliah yang ditempuh termasuk PKL dan skripsi sesuai dengan profil mahasiswa mau jadi apa.

Praktik Kerja Lapangan (PKL)

Oleh : Bapak Satrio Agung Wicaksono, S.Kom, M.Kom  – menggantikan Bapak Arief Andi Soebroto, S.T, M.Kom

Dasar Hukum PKL:

  • Pedoman Akademik UB 2016/2017 Bab 5
  • Pedoman Akademik FILKOM 2016 Pasal 24 dan 25

3 Poin Utama

  1. Materi Kegiatan PKl
    Materi kelayakan dan kecukupan sebuah PKL
  2. Manual Prosedur Pelaksanaan PKL
    Proses pelaksanaan PKL
  3. Penyusunan Laporan PKL
    Format atau tata Penulisan Laporan

Praktik Kerja Lapangan atau PKL merupakan mata kuliah wajib (3SKS), disarankan PKL untuk dijadikan sebuah sarana buat mengetahui dunia industri. PKL dilakukan oleh seorang mahasiswa atau sekelompok mahasiswa (max 3 orang dalam satu jurusan). Untuk aturan sesuai dengan buku panduan. Di Informatika, PKL harus inline dengan skripsi sesuai dengan keminatan yang diambil

Laporan PKL dituliskan sesuai dengan keminatan mahasiswa, jadi dimungkinkan satu kelompok PKL bisa memiliki lebih dari satu laporan. Misalnya di PKL ada yang dari RPL dan ada yang dari KC, yang dari RPL melaporkan di PKLnya laporan tentang pengembangan perangkat lunak dan yang dari KC maka melaporkan di bagian Kcnya saja. Tapi jika satu kelompok semuanya dari satu keminatan, maka bisa dijadikan satu laporan dan ingat PKL ini tim jangan ada yang hanya menitipkan nama. Nantinya setelah PKL ada seminar hasil PKL. Jadi nanti mahasiswa diuji bener gak melakukan PKL.

Syarat PKL – merujuk pada buku pedoman FILKOM hal 62

  • Pelaksanaan 1 semester berikutnya syarat lulus 96 sks
  • Pelaksanaan 2 semester berikutnya syarat lulus 76 sks

Aspek kelayakan PKL

  • Kelayakan tipe atau klasifikasi PKL
    PKL bisa berupa KKN, PKM, PKNM, PKN, magang kerja, dan kompetisi mahasiswa (aturan khusus)
    Kriteria kelayakan berdasarkan lokasi PKL (Buku Pedoman Halaman 3)
    Perusahaan (Instansi Pemerintah, BUMN/BUMD, Perusahaan Swasta)
    Untuk Perusahaan swasta bisa menanyakan ke dosen pembimbing terlebih dahulu.
    Non-Perusahaan (Kelompok masyarakat, sekolah, usaha mikro, kecil, dan menengah)

     
  • Kelayakan Laporan PKL
    Penilaian kriteria dikaji oleh jurusan sebagai dasar menentukan kompetensu dan profil lulusan :
    • Relevansi
    • Bagian Pendahuluan

 

Aspek Kecukupan PKL

Memiliki kriteria dan indikator umum, ada 2 tipe PKL (implementatif dan non implementatif)

Detail Kecukupan Buku Panduan (hal 8)

Prosedur PKL :

Fase PKL

  1. Fase Pendaftaran
    • Mahasiswa memilih tipe PKL (lomba atau tidak). Untuk lomba, nanti akan dicek kelengkapan berkasnya. Dan untuk non-lomba, ada baiknya melakukan observasi 1 semester sebelumnya sambil dikonsultasikan dengan dosen pembimbing (dosen pembimbing kalau bisa yang sesuai dengan keminatan agar dapat mendapatkan solusi jika ada masalah)
    • Mengisi form (ketersediaan dosen pembimbing), mengisi form PKL, memeriksa prasyarat, dan yang paling penting adalah perjanjian dengan tempat magangnya (di dalam perusahaan nanti apa yang ingin dikerjakan) kalau yang dikerjakan menyimpang bisa dikonsultasikan dengan dosen pembimbingnya, kepala program studi, atau kepala jurusan.

 

  1. Fase Pelaksanaan
    • Proses melakukan PKL. Boleh mendapatkan bimbingan pada saat PKL.
       
  2. Fase Pelaporan
    • Tergantung perusahaan, terkadang ada perusahaan yg menginginkan laporan itu tidak apa dibuat saja. Yang diberikan di Filkom adalah laporan yang sesuai dengan buku pedoman FILKOM. Untuk terakhir harus daftar seminar yang dilakukan perorang bukan perkelompok. Untuk Laporan PKL jangan lupa difoto sebagai bukti yang bisa dijadikan faktor penilaian.

 

Gambaran Umum Skripsi

Oleh : Bapak Tri Astoto Kurniawan, S.T, M.T, Ph.D

Panduan skripsi Versi2.0 sebagai perbaikan dari versi 1.0 dengan mempertimbangkan banyak hal karena evaluasi dari yang awal yaitu perlu adanya penajaman serta penguatan terkait minat dan studi.

Anatomi Panduan :

  • Materi
    Apa yang akan anda kerjakan, skripsi itu apa, apa yang harus ditulis?
    Terkait dengan ruang lingkup dan sistematika penulisan
     
  • Manual Prosedur
    Bagaimana anda melakukan itu?
    Kurang lebih terdapat 24 minggu dalam satu semester.
    E1 – awal perkuliahan semester skripsi
    E2 – akhir semester skripsi (awal semester berikutnya)
    Antara awal semester sampai dengan awal perkuliahan ada jeda kurang lebih 2 pekan,
    Pada setiap semester kurang lebih ada 2 bulan sebelum semester tersebut berakhir sudah bisa melakukan pengajuan proposal.
    Pra poposal itu mahasiswa harus sudah mendapatkan calon pembimbing pertama, harus bisa meyakinan ke calon pembimbing pertama topik yang mau dikerjakan. Ingat bahwa setiap dosen pembimbing itu punyak kuota bimbingan jadi mahasiswa harus berkompetisi dengan yang lain. Bisa di cek di FILKOM APPS.
    Kalau sudah sepakat, maka dapat melakukan bimbingan untuk praproposal dijadikan proposal dan diupload ke Filkom Apps. Itu dilakukan kurang lebih 2 bulan sebelum semester berakhir.
    Upload proposal sampai akhir semester, kalau belum mengupload proposal jangan bingung karena nanti akan dibuka lagi pada semester berikutnya. Kalau tidak melakukan proposal, maka tidak akan diproses surat tugasnya.

    P0 – bertemu pebimbing 1 dan 2 untuk menyamakan persepsi, kemudian dikerjakan
    P1 – minimal 50 persen,
    P2 – minimal 80 persen progres, kalau nilai dibawah 75 maka dipastikan gagal pada semester itu dan harus melakukan pra proposal lagi
    Jika sudah P2, dan semester selanjutnya tidak melakukan skripsi maka dianggap gagal.

    Pendaftaran semhas dan ujian skripsi dilakukan sekaligus.


     

Skripsi Keminatan RPL

Oleh Bapak Bayu Priyambadha, S.Kom, M.Kom – KJFD RPL

Implemetatif

Penerapan kaidah RPL secara sistematis dalam mengembangkan perangkat lunak atau rancangan perangkat lunak

Non implementatif

Menerapkan metode statistik untuk mengambil kesimpulan pada permasalahan dan ranah RPL

Implementatif

  1. Pengembangan
  2. Pengembangan lanjut
  3. Perancangan
  4. Konstruksi

Non – implementatif

  1. Deskriptif
  2. Analitik

RPL membuka seluruh tipe yang ada

Kecukupan bidang implementatif

  • Pengembangan
    Mengembangan sebuah software yang software tersebut belum pernah ada.
    Detail persyaratan ada di buku pedoman
    Poin poin :
    1. Keunikan
      Menunjukkan keunikan topik skripsi (judul)
      Pemilihan teknologi atau platform
      Berbeda platform sudah menunjukkan keunikan
      Framework yang digunakan sudah berbeda – menunjukkan keunikan

    2. Penerapam netode
      Analisis kebutuhan harus ada
      Perancangan
      Implementasi
      Testing
      Untuk lebih detail bisa dilihat di buku pedoman skripsi

  • Pengembangan lanjut
    Software sudah ada dan dikembangkan lebih lanjut lagi
    Berbeda dengan pengembangan ada di kompleksitas

    1. Keunikan
      Pemilihan teknologi (platform, desktop, mobile, web, embedded) dalam menyelesaikan permasalahan (tidak termasuk teknologi basis data)
      Penggunaan algoritma/prosedur yang berbeda
      Penerapan kebutuhan yang berbeda, dilakukan analisis lebih dalam pada kebutuhan tambahan.
      Pemilihan metode pengembangan

    2. Penerapan Metode
      Analisis kebutuhan
      Perancangan
      Implementasi
      Pengujian : Whitebox, blackbox, kompatibilitas dan integrasi

    3. Kompleksitas
      Memiliki 2 main capability dengan tingkat kompleksitas tertentu
      Jika implementasi dari paper/jurnal maka mengikuti paper/jurnal yang digunakan
       

    4. Produk/Artefak Utama
      Perangkat lunak

 

  • Perancangan
    Terkait dengan pendokumentasian, pendetailan jauh lebih detail, rancangan siap untuk diimplementasikan tidak boleh ada yang kurang, tipe perancangan bisa dilanjutkan ke tipe konstruksi
    Perancangan sampai tahap perangcangan saja. Jika kurang maka tidak bisa diimplementasikan ke software
    Penerapan metode :

    • Analisis kebutuhan

    • OO : sequence diagram 30% dari usecase

      • Perancangan komponen dituliskan lengkap

      • Terdapat proses transformasi media data konseptual ke model data fisik

    • Pengujian
      Cohesion, coupling, dan pengujian algoritma

  •  

    Kompleksitas :
    Memiliki 3 main capability dengan tingkat kompleksitas tertentu
    Jika implementasi dari paper/jurnal maka mengikuti paper/jurnal yang digunakan
    Produk/Artefak utama – rancangan perangkat lunak atau prototype

 

  • Konstruksi
    Keunikan – mengikuti atau melanjutkan dari skripsi perancangan
    Penerapan Metode :
     
    • Implementasi
      Mengimplementasikan skripsi rancangan yang dikerjakan oleh mahasiswa FILKOM. Terdapat proses implementasi secara jelas sesuai dengan perangcangan yang dibuat
    • Pengujian :
      Whitebox : 3 sample
      Blackbox : sesuai dengan kebutuhan fungsional yang didefinisikan
      Kompatibilitas dan integrasi

  • Kompleksitas – mengikuti rancangan yang telah dibuat pada skripsi bertipe perancangan
    Produk/Artefak Utama – perangkat lunak

 

Non implementatif

  1. Deskriptif
    Bagaimana mengamati fenomena terkait pada bidang RPL
    • Hipotesis
      Hipotesis tidak harus terdefinisi, topik pembahasan yang unik
    • Metode pengupulan data
      Jumlah sampel data yang diambil merepresentasikan populasi yang layak sesuai dengan topik yang diambil, literatur yang digunakan adalah jurnal atau hasil penelitian yang sudah dipublikasikan dalam jurnal yang bereputasi, jumlah literatur yang digunakan adalah 10
    • Metode analisis
      Bagaimana menganalisis data yang sudah terkumpul
    • Produk
      Hasil investigasinya seperti apa
  2. Analitik
    • Hipotesis
      Terdapat hipotesis yang terdefinisi di awal penelitian yang terkait dengan sebuah topik yang unik
    • Penerapan metode
      Terdapat kerangka kerja atau metode baku yang diterapkan dalam penelitian
    • Metode pengumpulan data
    • Metode analisis
      Menggunakan metode statistika
    • Produk
      Hasil analisi

 

Skripsi Komputasi Cerdas

Oleh : Bapak Muhammad Tanzil Furqon, S.Kom, M.CompSc

Aspek kelayakan

Kelayakan yang menentukan kaprodi, nanti dilihat juga struktur proposal,

Aspek kecukupan

Kaprodi menentukan siapa dosen pembimbing sesuai dengan proposal yang dikirimkan

KC – hanya ada satu jenis tipe penelitian yaitu non implementatif (analitik)

Yang membedakan deskripsi dan analitik – pada analiti k terdapat proses menentukan variabel yang digunakan pada penelitian berdasarkan studi literatur

Permasalahan topik yang ada biasanya diambil di masyarakat dan menentukan solusinya gmn

Produk – berupa hasil investigasi dan hasil analisisknya

Menjelaskan apa yang dilakukan selama penelitian tsb, problem domainnya seperti apa, yg ditawarkan seperti apa, analisisnya seperti apa

Pada KC hasilnya tidak harus bagus, yang menjadi tolak ukur adalah critical thinking mhs, (knp dengan algoritma ini hasilnya tdk bagus) dijelasin kenapa sebagai tolak ukur. Yg perlu dijelasinnya iu analisisnya, hasilnya jelek kenapa,

Artefak pendukung -  berupa perangkat lunak

Berupa program – biasanya digunakan alat untuk simulasi, bagaimana lagoritma yg dipilih menyelesaikan permasalahannya

Kemampuan mhs dalam membuat suatu program itu penting, biasanya waktu menguji skripsi pasti ditanyakan programnya dibuat sendiri atau tidak, dilihat kemampuan codingnya

Topik yag diambil harus sesuai dengan RIP UB (ada 5)

Contoh topik

  • SPK
  • Data Mining

Perlu dipertimbangkan mengambil mata kuliah apa

Mata kuliah keminatan yg diambil minimal 6 sesuai dengan keminatannya (perlu direncanakan)

 

Skripsi KBJ

Oleh : Bapak Eko Sakti Pramukantoro, S.Kom, M.Kom

Tolong dihindari pertanyaan – Pak judul saya boleh gak dijadikan skripsi

Topik di KBJ, OSI ada 5 layer, topik skripsi di lima layer tadi

Aplikasi – di protokol komunikasi

Skripsinya model apa – di KBJ tidak ada konstruksi,

Bagaimana membuat aplikasi?

Pengembangan, pengembangan lanjut, perancangan, implementatif (deskriptif)

Analitik – http 1.1 kok lebih bagus dari http2? Kenapanya itu analitik

Non implementatif – metode statistik

Output bisa jaringan komputer

Pra proposal, harus dikumpulin selesai pkl, cari dosbing yang sesuai dengan topik,

 

Skripsi MGM

Oleh : Bapak Agi Putra Kharisma, S.T, M.T

Kualitas dari sarjana salah satu mengacu pada KNI

S1 – tingkat level 6, dapat memberi kontribusi solusi kepada masyarakat

Dari keilmuan yg sudah ada, bagai mana alternatifnya?

Jenis penelitian – mencakup jenis penelitian yang ada

Semua tipe bisa dikerjakan pada MGM dengan syarat asalkan menggunakan piranti mobile atau game, sama dengan RPL bedanya adalah MGM SDLC nya menggunakan yg udah spesifik tentang MGM

Untuk analitik dan deskrpisi metodenya sama dengan keminatan lainnya

Objek – perangkat bergerak, smart tv, smart watch, smartphone, game

MGM – gabungan dari mobile dan game

 

Filkom APPS

Oleh : Bapak Denny Sagita Rusdianto, S.kom, M.Kom

  • Pengoperasian aplikasi
    Masalahnya yang terjadi adalah karena gatau aturannya
    Baca panduan skripsi yg baru (penting)
    Praproposal – alangkah baiknya jika diajukan praproposal dilanjutin ke proposal kalau sudah di acc sama dosennya

    Praprosal – tahapan awal untuk berkomunikasi dosen pembimbing (jangan milih adanya dosen ini maka milih ini)

    Praproposal, harus tau kuota dosen pembimbin

  • P0/P1/P2

    Harus mengisi logbook, kalau tidak mengisi logbook sampai 3 kali maka tidak bisa P1, logbook harus divalidasi sama dosennya
    Harus rajin ingetin dosen kalau dosennya lupa

    Skripsi bukan 6 bulan tapi satu semester
    Kalau bisa skripsi nya selesai di satu semester yang sama
    Perpanjang hanya dapat dilakukan sekali
    Kalau tidak bisa maka harus mengajukan praproposal lagi’
    Kita gabisa ngajukan skripsi di tengah tengah

    Yg perlu di pantau
    Tahap skripsi

 

 

  • Evaluasi akhir semester
    Menentukan apakah bisa diperbanjang atau di reject sesuai dengan nilai p2
     
  • Ujian ulang
    Kalau mhs tidak bisa melakukan ujian dengan aturan yg berlaku
     
  • Penilaian
    Sekarang sangat ketat
    Kualitas argumentasi jawaban
    Semua teruktur

    Presentasi – semakin lama presentasi maka semakin kurang poin presentasi

    Intinya baca buku panduan

 

Tanya Jawab

  1. Pertanyaan
    Masih ada kerancuan proses di pendaftaran bagian PKL, kadang perusahaan minta surat pengantar, tp kalau di filkom kalau minta surat pengantar itu kita seolah olah sudah fix PKL disitu, Pernah ngedaftar PKL disuatu tempat tp krn gak ada kepastian, jadi ngajuin ke tempat lain tp akademik menanyakan kembali.
     

    Jawab :

    Turutin kalau minta surat pengantar, di surat itu ada tulisan mohon di bales ... hari. Kalau belum dibales sama perusahaan maka ajukan lagi ke akademik dan ngajuin pendaftaran PKL ke tempat yg lain.

Link PPT : 

https://bit.ly/PPTDiskusiAkademik